Loker Tambang Nikel untuk Operator dan HRGA, PT. Gunung Mas Group

PT. Gunung Mas Group membuka lowongan kerja di tambang nikel terbaru untuk masyarakat Indonesia yang ingin bergabung dalam tim perusahaan.

Perusahaan kontraktor pertambangan ini telah membuktikan sebagai salah satu perusahaan yang telah terbukti mampu bersaing sejak didirikan pada tahun 2015.

Dilansir dari website resminya PT. Gunung Mas Group ini merupakan holding perusahaan dari PT. Tekindo energi, PT. Cahaya Murni Sejahtera, dan PT. Teka Mining Resources.

Saat ini perusahaan membutuhkan para tenaga terampil untuk dapat bergabung untuk mewujudkan target perusahaan.

Adapun posisi yang dibuka adalah Foreman HRGA dan juga Operator Grader. Silahkan cek di bawah kualifikasi yang dibutuhkan.

loker operator grader terbaru 2022


1. Operator Grader

Kualifikasi

  • Usia Maksimal 41 tahun
  • Pendidikan SMA
  • Pengalaman minimal 2 tahun di tambang nikel
  • Memiliki Sim BII Umum
  • Wajib sudah di vaksin kedua
  • Berbadan Sehat
  • Wajib mengikuti proses seleksi yang meliputi Tes Teori dan Administrasi, Tes Praktek, Interview dan Medical Check Up


Lokasi Halmahera Tengah, Site Lelilef


loker tambang nikel terbaru 2022


2. Foreman HRGA

Kualifikasi

  • S1 Manajemen HR/Hukum/Psikologi/Teknik Elektro
  • Pengalaman minimal 3 tahun dalam bidang HR &GA bisnis pertambangan
  • Menguasai fungsi pekerjaan HR rekrutmen hingga retirement
  • Memahami UU Ketenagakerjaan yang berlaku
  • Paham program penilaian karyawan dengan basis KPI, Balance Score Card
  • Biasa menangani BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja Karyawan
  • Bersedia ditempatkan di site lelilef "Maluku Utara" Halmahera Tengah
  • Komunikatif, proaktif dan improvement oriented
  • Wajib sudah divaksin sampai dosis 3
  • Wajib MCU


Berkas lamaran silahkan kirimkan 

Email :recruitment@gunugmasgroup.co.id

WA     :0812-4964-5577 (HRD), 0852-4002-3063 (Admin)


Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan diproses

Posting Komentar untuk "Loker Tambang Nikel untuk Operator dan HRGA, PT. Gunung Mas Group"